PERAN BUDAYA SIRI' DALAM HUBUNGAN SOSIAL DI DUSUN PARASANGANG BERU DESA PAJUKUKANG KECAMATAN BONTOA KABUPATEN MAROS

Authors

  • Wahyudin STAI DDI MAROS
  • H.Abd. Gani STAI DDI MAROS
  • Abdul Malik STAI DDI MAROS

Keywords:

Budaya Siri', Hubungan Sosial, Masyarakat

Abstract

Konsep siri' dalam hubungan sosial adalah siri' (malu) dimana dalam hubungan sosial berkaitan erat karena ini berhubungan langsung dengan kebiasaan dan norma dalam kehidupan sosial yang ada pada masyarakat Bugis Makassar dimana dalam hubungan sosial kita mesti memiliki siri' (malu) dalam waktu dan keadaan tertentu. Siri' mengajarkan moralitas kesusilaan yang berupa anjuran, larangan, hak dan kewajiban yang mendominasi tindakan manusia untuk menjaga dan mempertahankan diri dan kehormatannya. Siri' adalah rasa malu yang terurai dalam dimensi-dimensi harkat dan martabat manusia siri' adalah sesuatu yang tabu bagi masyarakat Bugis-Makassar dalam berinteraksi dengan orang lain. Sedangkan, pacce mengajarkan rasa kesetiakawanan dan kepedulian sosial tanpa mementingkan diri sendiri dan golongan. Ini adalah salah satu konsep yang membuat suku Bugis-Makassar mampu bertahan dan disegani, pacce merupakan sifat belas kasih dan perasaan menanggung beban penderitaan orang lain, kalau istilah dalam bahasa Indonesia "Ringan sama di jinjing berat sama dipikul".

Hasil penelitian Peran Budaya Siri' dalam Hubungan Sosial di Dusun Parasangag Beru Desa Pajukukang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Siri' bisa beradaptasi dengan perubahan lingkungan di Dusun Parasangang Beru meskipun lingkungannya sudah mulai mengalami perubahan akibat berkembangnya teknologi yang ada ,namun nilai Siri' mulai luntur dalam pribadi masyarakat Dusun Parasangang Beru, karena terkontaminasi dengan perkembangan tekhnologi misalnya media sosial.

Published

2025-10-30

How to Cite

Wahyudin, Gani, H., & Malik, A. (2025). PERAN BUDAYA SIRI’ DALAM HUBUNGAN SOSIAL DI DUSUN PARASANGANG BERU DESA PAJUKUKANG KECAMATAN BONTOA KABUPATEN MAROS. JURNAL ALMANAR, 2(1), 41–52. Retrieved from https://ejurnal.staiddimaros.ac.id/index.php/almanar/article/view/514

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>