INOVASI PENDIDIKAN AKHLAK BERBASIS MANAJEMEN QOLBU UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK

Penulis

  • Mumtahanah Mumtahanah STAI DDI Maros

Kata Kunci:

Character Education, Management of the Heart, Educational Innovation, Students' Character.

Abstrak

Penelitian ini membahas inovasi pendidikan akhlak berbasis manajemen qolbu sebagai solusi dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berkepribadian unggul. Pendekatan ini diadaptasi dari konsep K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang menekankan pentingnya pembersihan dan pengelolaan hati (qolbu) sebagai pusat kendali perilaku manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendidikan akhlak berbasis manajemen qolbu, relevansi antara akhlak dan hati, serta dampaknya terhadap peningkatan karakter peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan analisis isi terhadap karya-karya yang relevan serta literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen qolbu terdiri dari tiga tahapan utama, yakni takhalli (pembersihan hati dari sifat tercela), tahalli (pengisian hati dengan sifat-sifat terpuji), dan tajalli (manifestasi sifat baik dalam tindakan nyata). Implementasi konsep ini melibatkan pendidikan spiritual melalui kegiatan dzikir, doa, keteladanan dari pendidik, dan pembiasaan perilaku positif. Hubungan antara akhlak dan manajemen qolbu sangat erat, karena hati yang bersih akan mencerminkan akhlak yang baik, sementara hati yang kotor akan melahirkan perilaku tercela. Dampak penerapan inovasi ini terlihat dalam peningkatan karakter peserta didik, kontrol diri yang lebih baik, serta penguatan kualitas moral dan spiritual. Dengan demikian, pendidikan akhlak berbasis manajemen qolbu dapat menjadi strategi efektif dalam membangun generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia di tengah tantangan era modern.

Diterbitkan

2024-12-30

Cara Mengutip

Mumtahanah, M. (2024). INOVASI PENDIDIKAN AKHLAK BERBASIS MANAJEMEN QOLBU UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK. JURNAL MARUKI, 2(2), 51–60. Diambil dari https://ejurnal.staiddimaros.ac.id/index.php/maruki/article/view/327