Penerapan Penggunaan Kurikulum Merdeka Dalam Penanaman Nilai Moral Peserta Didik Kelas V
Abstrak
Pengaruh kurikulum merdeka dalam penanaman nilai moral masih ditemukan sejumlah tantangan, perkembangan moral peserta didik belum sepenuhnya optimal, hal ini disebabkan oleh karakter keluarga dan pengaruh lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka terhadap pembentukan moral peserta didik kelas V di SDN 37 Panaikang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses penanaman nilai moral melalui kurikulum merdeka peserta didik kelas V di SDN 37 Panaikang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu, metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari Kepala Sekolah, Wali Kelas V dan Guru PAI SDN 37 Panaikang. Sedangkan untuk uji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi yaitu, triangulasi sumber, triangulasi data, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum merdeka membantu membentuk karakter siswa melalui pendekatan Profil Pelajar Pancasila, terutama dalam hal tanggung jawab, kepedulian, kejujuran, dan kemandirian. Adapun faktor pendukung yaitu: 1) peran guru sebagai teladan, 2) keterlibatan orang tua, 3) pembelajaran berbasis proyek (P5), dan 4) fleksibilitas kurikulum. Adapun faktor penghambat yaitu: 1) pengaruh lingkungan di luar sekolah, 2) kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, dan 3) terbatasnya waktu pembelajaran
9.png)